Pengrajin Gerabah Banyumulek (lombok7)

Minggu 14 Agustus 2005. Selanjutnya kami akan menuju Mataram, tetapi karena sekalian lewat Banyumulek ini maka tentu sayang untuk dilewatkan. Di daerah ini banyak pengrajin gerabah dan kami masuk ke sebuah tempat yang ternyata merupakan show room sekaligus pembuatan gerabah.

Gili Nanggu dan Snorkeling (lombok6)

Minggu 14 Agustus 2005. Gili Nanggu adalah pulau kecil yang terletak di Lombok Selatan, sekitar 20 menit dari Pelabuhan Lembar dan 15 menit menyeberang dengan perahu motor dari Tawun. Di pulau kecil berterumbu karang dangkal ini tersedia penginapan yang katanya milik perorangan. Pantainya jernih kehijauan. 5 meter dari pantai sudah bisa menikmati terumbu karang dengan [...]

Sade, Kampung Tradisional Sasak (lombok5)

Minggu, 14 Agustus 2005. Perjalanan berlanjut, kami mengunjungi Sade, Kampung tradisional Sasak, sekitar 40 menit dari Tanjung Aan. Menurut pemandu, ada 2 kampung tradisional Sasak yaitu Sade dan Rambitan. Masuk ke perkampungan kami segera disambut oleh pemandu yang juga orang asli perkampungan tersebut dan kotak donasi, di pelataran depan dijelaskan tentang Lumbung padi yang diletakkan [...]

Rise of Friendship

Sabtu, 23 Agustus 2005. Udah siap2 semenjak pukul 4 pagi, bekal disiapkan istri tercinta, berangkat ke Grogol ketemuan dengan Andre, temen alumni KMKUPH, menuju ke kampus UPH dengan taxi. Pagi itu aku dan Andre akan mengikuti ngumpul-ngumpul KMKUPH dengan mahasiswa baru angkatan 2005. Wow, yang ikut lumayan banyak ternyata. Ntah karena memang mahasiswanya memang banyak [...]

Kuta, Tanjung Aan, dan Novotel [lombok4]

Sabtu dan Minggu, 13-14 Agustus 2005. Logat di Lombok hampir sama dengan Bali, akhiran a diucapkan ‘e’ seperti pada lepas. Sukarara dilafalkan Sukarare. Jadi Kuta diucapkan Kute. Pantai ini berada di Lombok Tengah bagian selatan. Di sini ada 1 hotel berbintang 4, yaitu Novotel. Setelah menempuh sekitar 1,5 jam perjalanan dari bandara kami sampai di [...]

Pengrajin Tenun di Sukarara [lombok3]

Sabtu, 13 Agustus 2005. Objek pertama yang kami kunjungi adalah kawasan pengrajin tenun khas sasak, berjarak sekitar 40-50 menit dari Mataram. Mereka menggunakan alat tenun bukan mesin, dan kata pemandunya, mereka hanya bisa menyelesaikan 20-30 cm setiap harinya 8 jam sehari. Bayangkan berapa lama menyelesaikan kain tenun yang sepanjang 2 meter. Mereka bekerja di showroom [...]

Sampai di Mataram [lombok2]

Sabtu, 13 Agustus 2005. Tiba siang hari di bandara Selaparang, Mataram. Perjalanan hanya sekitar setengah jam, lebih lama nunggu boardingnya yang sekitar 1 jam di Surabaya. Pramugari mengumumkan perbedaan waktu lebih cepat 1 jam daripada Surabaya. Mataram saat itu kota yang panas, matahari terik dan lingkungan sekitar kelihatan gersang. Dijelaskan Pak Agus, sebagai guide kami [...]