Peziarahan Abadi

Menapaki Kehidupan, Memaknai Perjalanan

Bali Hari IV Nusa Lembongan

June22

Nusa Lembongan

lembongan

Pagi-pagi kami sudah dijemput sebuah mobil carry, di dalam selain sopir, tampak dua orang bule cewek dan cowok. Sopirnya bilang kalau hanya kami berempat yang akan melakukan tour. Kami menuju Pantai Sanur, memakai perahu motor kapasitas sekitar 10 orang kami berangkat berenam, empat orang termasuk kami ditambah dua orang kru travel. Cuaca sangat bersahabat meski sesampai di Nusa Lembongan hujan rintik-rintik.

Kami beristirahat sebentar di Wisma di Nusa Lembngan. Kebetulan turis bulenya sangat menyenangkan dan kami banyak ngobrol santai dengan mereka. Yang cewek dari Australi dan sangat-sangat menikmati Bali sehingga dalam setahun beberapa bulan selalu dinikmatinya di Bali. Dan yang cowok dari Inggris yang juga jatuh cinta dengan Bali. Mereka menikmati Bali tidak hanya sehari dua hari, tapi berbulan-bulan! Bagi mereka Bali benar-benar merupakan complete tour trips. Wisata alam, etnik, orang yang ramah, dan budayanya yang unik.

Snorkelling
Snorkelling selalu menjadi tujuan favorit perjalananku. Ada beberapa alasan bagiku tentunya, pertama, pemandangan bawah air sangat menakjubkan, dengan karang dan ikan yang berwarna-warni, kedua, kami tidak bisa renang hehehe, jadi kami lebih memilih snorkling daripada diving. Pemandangan di Nusa lembongan cukup menarik, terdapat karang biru yang seolah memancarkan cahaya biru terang. Ikannya pun cukup beragam dengan banyak kumpulan “nemo”. Kami menuju spot snorkelling dengan naik perahu dan sedikit ke tengah laut, ti di pinggir pantai seperti di Gili Nanggu.

Ini adalah pengalaman kedua kami, jadi kami sudah mulai terbiasa dengan alat snorkelling dan lebih menikmati ikan-ikan di sekeliling kami.Ada tempat semacam untuk istirahat yang mengapung di atas tong-tong di dekat tempat kami snorkelling. Tampak beberapa rombongan juga ikut menikmati snorkelling yang diberi batas untuk keamanan. Di luar batas itu tampak beberapa orang melakukan selancar. Ombak di luar batas zona snorkelling terlihat cukup tinggi dan mereka sih kayaknya menikmati papan selancar mereka.

Makan Siang di Villa Wayan

bule

Setelah puas snorkelling kami kembali ke Villa Wayan, dan menikmati makan siang khas seafood. Dan kami pun makan sambil berbincang, dari politik hingga perkembangan berita di Inggris dan Australi. Hmm, ternyata mereka sama-sama pengecam Bush…
Kami semua memuji makanan di Villa Wayan, spicy dan fresh.. Termasuk bule-bule itu, mereka betah di Bali termasuk karena makanan yang enak sedap ini.

Jembatan Gantung Nusa Ceningan dan Pertanian Rumput Laut

jembatan gantung

Perjalanan berlanjut, trip ini memang termasuk “citi tour” di Lembongan. Ada beberapa situs yang menarik, salahsatunya jembatan gantung yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Jembatan itu terasa unik, menghubungkan celah laut yang disekitar daerah itu digunakan untuk pertanian rumput laut.

Penduduk Pulau Nusa Lembongan banyak dihidupi dari pertanian Rumput Laut ini. Tampak banyak penduduk menjemur rumput laut di depan pondok dan mereka sedang ngobrol mungkin sambil menunggu jemuran rumput lautnya. Menurut pemandu kami, sebagian besar orangmuda malah pindah ke Pulau Bali dan sekolah atau bekerja di sana. Memang yang tampak kebanyakan adalah orangtua dan anak-anak.

Mobil bak terbuka yang kami tumpangi ditutupi oleh terpal penahan panas. Kami melaju di jalan yang hanya cukup satu mobil. Jalan-jalan yang dilalui adalah jalan aspal tapi kayaknya aspal tipis sehingga tak terlalu mulus tapi sudah cukup untuk mobil kami berjalan nyaman.

Pukul 14.00 kami kembali ke pelabuhan dan menuju Pulau Bali. Kami sengaja menitipkan barang bawaan kami dan sudah check-out dari Hotel karena jadwal pesawat kami di sore hari. Sehingga setelah mengantarkan dua orang bule teman baru kami, kami juga langsung diantar ke Bandara.
Selamat tinggal Bali yang indah, banyak inspirasi kami dapatkan, di pulau penuh keindahan dan kedamaian ini. Tetap jaga Bali, damai dan indah!

posted under jalan-jalan
4 Comments to

“Bali Hari IV Nusa Lembongan”

  1. On June 10th, 2007 at 7:36 pm ika hesanova Says:

    sangat bagus , kaluh boleh tahu anda menggunakan travel tour apa ?

  2. On August 11th, 2007 at 4:09 am lea Says:

    hallo..

    Boleh minta informasi untuk ke Nusa Lembongan ini gak ? Aku belum pernah ke sini, pingin juga nih ke sini September besok.
    Udah banyak baca info lewat internet ttg tour atau kapal yang ke NL, tapi kok kayaknya lebih sreg kalo dapet info dari pengalaman langsung yaa..
    Tolong dunk biaya nya berapa ? trus pake agent apa ke NL ? bisa di hub di mana ?

    Makasih sebelumnya

  3. On May 14th, 2008 at 2:22 pm warmadewa I D G Says:

    Saya sedang menginisiasi program Marine protected Area di Nusa Penida, Salah satunya Lembongan. Program ini mencoba membangun pengelolaan sumberdaya laut melalui tata wilayah pesisir dan lautnya
    Klo ada yang tertarik jalan-jalan ke penida, lembongan dan ceningan tanpa lewat trevel n berhemat-hemat bisa bareng saat saya ada trip.

    salam

  4. On July 21st, 2008 at 2:11 pm Eka Says:

    Halo,
    aku (sendiri) ato mungkin nambah 1 temen cew tertarik mau ke Lembongan mungkin dalam waktu deket ini. Aku asli Bali tapi blum pernah pergi ke Lembongan.

    wktu ini sempet nanya2 di Sanur ttg transport kesana, memang ga begitu mahal, but kita bener2 buta medan di Lembongan.
    Kemana enaknya, tinggal dimana, buat cewek2 aja save ga? etc…

    So, apa proyeknya masih jalan disana? klo gak, bisa kasi info yg lebih lengkap lagi gak?

    Makasi ya sebelumnya….

Email will not be published

Website example

Your Comment:

 
BelanjaDiskon.com