OpenOffice, Perangkat Lunak Tulis-Menulis Alternatif Tak Berbayar

Dominasi Microsoft dengan sistem operasi Windows-nya dan berbagai aplikasi perangkat lunak mulai goyah! Banyak program open source yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi dan kecanggihan yang sama meski tak berbayar.
Perangkat lunak open source yang digunakan untuk menyebut perangkat lunak terbuka–dapat dilihat kode sumbernya–dan biasanya bisa diperoleh gratis semakin banyak diminati.
Program niaga yang banyak digunakan saat ini adalah Microsoft Office. Meski yang banyak digunakan di Indonesia, sayangnya, adalah program bajakan. Program ini biasanya terdiri dari program untuk mengolah tulisan, menghitung data, presentasi, mengelola surat elektronik, dan program-program pendukung.
Tak dapat disangkal, menggunakan program bajakan adalah ilegal. Bahkan, Bussiness Software Alliance (BSA) di Indonesia memberikan hadiah hingga 50 juta rupiah bagi orang yang bisa memberikan informasi tentang pembajakan di suatu perusahaan. BSA adalah organisasi yang terdiri atas perusahaan di bidang perangkat lunak. Anggota BSA mencakup Microsoft, Apple, IBM, Intel, Macromedia, Symantec, dan lain-lain.
Tapi jangan kuatir! Untuk sistem operasi gratis, Anda bisa menggunakan berbagai varian Linux. Untuk program niaga yang mirip dengan Microsoft Office, Anda bisa memakai OpenOffice. Program ini bisa membuka dokumen yang dibuat oleh program niaga lain termasuk Microsoft Office.
Keuntungan menggunakan OpenOffice ternyata tidak hanya gratisnya. Meski gratis, OpenOffice tetap menyediakan fitur-fitur lengkap dan canggih. Apabila di kantor Anda mempunyai programmer, atau Anda gemar mengutak-atik program komputer, Anda bisa melakukan berbagai penyesuaian program sekehendak Anda karena memang kode sumbernya bisa dibuka. Hal ini bahkan dijaga sangat ketat untuk program yang berbayar, semisal Microsoft Office. OpenOffice juga mempunyai dukungan untuk Bahasa Indonesia. Jadi, yang baru belajar komputer pasti akan lebih mudah menggunakan program ini.
Cara memperoleh program ini cukup mudah. Program ini bisa diperoleh gratis di situsnya, termasuk dokumen penunjangnya. Situs utama tempat mengunduh ada di www.openoffice.org. Selain itu, program ini juga banyak disediakan di Indonesia, penjual CD-CD program di Indonesia–Glodok atau Mangga Dua kalau di Jakarta–pasti menyediakannya.
Anda mempunyai kesulitan dalam instalasi atau penggunaannya? Jangan takut! Silakan bergabung dengan milis pengguna Linux di Indonesia, anggota-anggotanya akan senang hati membantu Anda. OpenOffice tidak hanya bisa digunakan di Linux, tetapi juga bisa di-install di sistem operasi Microsoft Windows, bahkan di Macintosh, atau sistem operasi apapun asal bisa menjalankan Java Engine.
Saat ini, OpenOffice aktif dikembangkan. Setiap perkembangan, entah itu perbaikan program atau fitur baru, dapat diperoleh gratis dengan cara mengunduh program untuk memperbarui di situsnya. Apabila Anda menemui kesalahan (error) dalam programnya, Anda juga bisa mengirimkan nota tentang kesalahan tersebut ke situsnya untuk diperbaiki. Memang seperti itulah cara kerja perangkat lunak open source, yakni dikembangkan secara bersama oleh pemakai-pemakainya.
Pada April 2006, situs www.itwire.com melakukan jajak pendapat dengan pertanyaan, “Maukah Anda menggunakan OpenOffice daripada membeli MS Office?” Ternyata 86% dari 441 orang menjawab, “Ya!” Kami juga merekomendasikan Anda untuk mencobanya.
Informasi Teknis Seputar Instalasi OpenOffice
OpenOffice versi 2 bisa di-install di Microsoft Windows, GNU/Linux, Sun Solaris, Mac OS X, dan FreeBSD.
Untuk instalasi di Windows, bisa di-install di Windows 98, Windows ME, Windows 2000, dan Windows XP
Untuk instalasi di Linux, membutuhkan Linux kernel versi 2.2.13 atau lebih tinggi, dan glibc2 versi 2.2.0 atau lebih tinggi
Direkomendasikan mempunyai 128 MB RAM, atau lebih tinggi
200 MB ruang tersisa di hard disk
Kartu grafis Anda mendukung resolusi 800 x 600 atau lebih tinggi, dengan paling sedikit 256 warna
[dimuat di visimedia edisi II juni 2006, majalah alumni smatn]
saya sekarang lgi buat laporan tentang SISTEM DATABASE DENGGAN MENGGUNAKAN OPEN OFFICE.Org tapi saya mengalami kesulitan. saya mau tanya gimana seh tutorial/ cara kerja sistem database dengan menggunakan open office tersebut?
Sebenarnya open office itu lebih banyak fitur daripada MsWors bawaan windows, cuma masalahnya untuk menjalankan butuh kapasitas memori and hardware yang cukup besar. Tapi saya tetap mendukung open office; [biar bill gates gak jadi orang terkaya di dunia lagi]. Wakakakak.