Gaya Hidup Sehat dalam Bekerja
Bagi pegawai, lima atau sebagian enam hari dalam seminggu sungguh merupakan waktu yang melelahkan. Setelah lelah bekerja, yang sudah berkeluarga tentu meluangkan waktu untuk keluarga, bahkan banyak yang masih melanjutkan kerja lembur atau sekolah lagi, atau kerja di tempat lain. Kesehatan pun menjadi nomor dua.
Sepanjang hari, terpaku di belakang meja, atau berkeliling kota mencari prospek rekanan, berhadapan dengan komputer, atau beralih dari rapat ke rapat sama-sama menguras energi dan pikiran. Bagaimana supaya tetap fit?
Tidak cukup empat sehat lima sempurna
Yang sedang banyak dibicarakan sekarang adalah makan dengan pola food combining. Singkatnya, food combining adalah makan secara teratur pada waktu tertentu dan seimbang antara asam dan basa. Makan secara teratur terutama pk 12.00 - 20.00, yaitu saat tubuh efektif untuk mencerna. Makanan pembentuk asam, misalnya, protein hewani, lemak, minyak, produk susu, biji-bijian, kacang tanah, makanan beragi, dan alkohol. Makanan pembentuk basa, yaitu buah-buahan, sayuran, kentang yang direbus dengan kulitnya, susu mentah, kedelai, taoge, dan kacang-kacangan (kecuali kacang tanah).
Sarapan
Bangun pagi sering kesiangan, apalagi kalau kantor jauh dan harus menembus kemacetan. Maka, sarapan dilupakan. Padahal sesuai namanyabreakfastsarapan berguna untuk memutus ‘puasa’ panjang setelah makan malam terakhir. Pilih makanan yang mudah dicerna, menurut food combining, makanan terbaik di pagi hari adalah buah-buahan segar. Bisa dijus atau dipotong-potong.
Minum
Apabila bekerja di dalam ruang ber-AC dengan hawa dingin dan menikmati pekerjaan, biasanya lupa untuk minum. Sulit mendapatkan minum karena bekerja di luar ruangan pun menjadi alasan untuk sedikit minum. Padahal tubuh kita memerlukan sedikitnya dua liter air, atau lebih kurang delapan gelas sehari. Air itu kita butuhkan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh, baik melalui keringat, pernapasan, atau air seni. Jika Anda tak mengkonsumsi air sebanyak itu, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan mengurangi air di darah dan otak! Selanjutnya ginjal akan bekerja lebih keras menyaring darah kental dan sel-sel otak lebh cepat mati.
Olahraga, mana sempat?
Setelah bekerja keras, tentu Anda kecapekan, baik bekerja di luar kantor, maupun sering duduk menghadap komputer. Setelah itu, mau olahraga? Biasanya, prioritas utama adalah istirahat atau meluangkan waktu untuk keluarga, teman, atau hobi. Sebenarnya 30-60 menit dalam sehari dan 3-4 kali dalam seminggu merupakan waktu terbaik untuk berolahraga. Anda tidak akan terlalu lelah, tapi cukup mendapatkan efek untuk kesehatan.
Olahraga yang direkomendasikan untuk kesehatan secara umum dan jantung pada khususnya, adalah olahraga aerobik yang memacu kerja jantung secara bertahap. Pengertian olahraga aerobik sendiri memang olahraga yang memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya, untuk memenuhi kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh. Jalan kaki, lari, dan berenang merupakan olahraga-olahraga terbaik yang banyak disarankan pakar kesehatan.
Olahraga sambil bekerja, terutama untuk yang sepanjang hari menatap komputer, sangat disarankan. Alihkan pandangan Anda sejauh mungkin, cukup dalam 1-3 menit tiap jam. Renggangkan kepala, tangan, pinggang, punggung, dan kaki sekali sehari.
Menurut Kevin P. Radican, pemilik Corporate Fitness Concepts LLC Baltimore, melalui serangkaian penelitian, banyak karyawan akan memanfaatkan fasilitas olahraga jika disediakan, dan karyawan yang sehat berpengaruh langsung pada produktivitasnya. Nah, jika Anda seorang pengusaha, mungkin bisa mulai dipikirkan. Mana yang lebih baik, menyediakan fasilitas olahraga atau asuransi kesehatan?
Sudah mengambil cuti tahun ini?
Cuti atau meliburkan diri dari pekerjaan rutin sangat disarankan. Menurut berbagai jurnal kesehatan, salah satunya jurnal Goetzel, Ron Z., PhD (2002) tentang kesehatan mental pekerja, pekerja yang depresi karena pekerjaan, disebabkan karena tak pernah istirahat atau cuti. Hal ini mengakibatkan produktivitas berkurang, sering absen, dan unjuk kerja yang tak optimal.
Sisihkan waktu untuk hobi Anda; baca buku, jalan-jalan, wisata, olahraga permainan, main permainan komputer, atau bahkan layang-layang. Menikmati keindahan alam sangat berpengaruh untuk menentramkan pikiran dan menimbulkan perasaan damai. Banyak sekali tempat wisata di sekitar Anda, coba luangkan waktu untuk menikmatinya.
Sikap hidup
Nah, apabila sekarang sudah sering olahraga, makan teratur, seimbang dan bergizi, istirahat cukup, tapi kok masih sering sakit? Jangan-jangan Anda seorang yang pesimis. Laporan hasil survei dari sebuah klinik di negara bagian Minnesota, AS menyebutkan, bahwa menghadapi hidup secara optimis dapat terhindar dari kematian sebelum usia 50 tahun, sebab kualitas hidup mereka lebih baik daripada orang yang selalu pesimis.
Sebaliknya, menjalankan ritual dan terutama nilai-nilai agama atau kepercayaan kita adalah termasuk dalam suatu sikap hidup optimis dan positif. Keikhlasan dan ketabahan dalam setiap duka dan syukur dalam setiap suka membuat hidup kita semakin cerah, pikiran tenang, tidak mudah stres dan tentu sakit tak mudah mendekat.
Lingkungan
Setelah berbagai pemaparan apa yang bisa kita lakukan mulai dari diri kita, ternyata kesehatan dalam bekerja tak hanya dipengaruhi dari apa yang sudah dituliskan di atas. Ada yang juga sangat menentukan, yaitu lingkungan kerja kita.
Sebut saja bagi pekerja yang setiap hari di belakang meja dan sering memelototi komputer, berikut ada beberapa tips yang disarankan untuk kesehatan anda:
-jarak layar monitor dengan mata anda minimal 30 cm
-layar monitor dan mata sejajar
-lampu penerangan tidak memantul dari layar monitor
-tempat duduk mempunyai sandaran punggung
-kaki tidak menggantung dari lantai
-pergelangan tangan lurus dan nyaman menyentuh papan ketik
-kondisi di sekitar anda yang rapi dan bersih
Dalam jangka waktu tertentu kita akan merasa nyaman bekerja di ruang berpendingin, berkarpet dan berbau wangi karena pewangi buatan. United State Environmental Protection Agency (US EPA) dalam suatu studinya tentang peluang manusia terpapar polusi mengindikasikan bahwa derajat polusi dalam ruang bisa dua sampai lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan polusi luar ruang. Ruang yang tak sehat ini memang nyaman dalam jangka pendek tapi akibatnya menggerogoti kesehatan kita hingga muncul istilah sick building syndrome. Untuk kesehatan anda dan teman-teman sekerja anda, minimal jangan lupa minta petugas terkait untuk membersihkan AC, karpet, dan kurangi pewangi buatan.
[by budipru, dimuat di majalah visi media edisi 2, juli 2006]
Kalau yang mau sehat … he he he kita bekerja sebagai pemilik atau instruktur fitness atau aerobik hue he he .. bisa sehat bener ituh ….
kwkwkwkwkwkwkwkwkwk
setuju ……….
biar sehat tuh ….. bwt tempat fitnes + restaurant hhhheeee………
menyediakan makanan-makanan sehat …….
bisa nongkrong-nongkrong juga ……