Feb 15 2008

Web 2.0 dan Model Bisnisnya di Indonesia

Published by budi at 8:17 pm under teknologi

“Web 2.0 itu revolusi bukan sekedar buzzword…!”, kalimat itu begitu ditekankan Budiputra.

Malam itu, di sebuah cafe di bilangan scbd jakarta berlangsung obrolan hangat meski dingin hujan di luar. Kesempatan bertemu Budiputra–blogger penuhwaktu pertama di indonesia–tak aku sia-siakan dan memang mencerahkan walau untuk bisa ketemu sebelumnya harus menembus amukan hujan mengguyur Jakarta. Berita gembiranya Mas Budiputra akan membantuku membuat thesis.

Obrolan tentang teknologi blog terelaborasi menjadi diskusi tentang teknologi web 2.0 yang merupakan revolusi media baru. Revolusi dalam web 2.0 audien tidak hanya pasif sebagai pembaca media, tetapi justru memproduksi kontennya. Dengan web 2.0 terjadi revolusi paradigma, inilah mengapa muncul julukan 2.0 menggantikan teknologi web yang sekarang ada. Sebenarnya, secara teknologi, web 2.0 bukan barang baru, tetapi secara sistem adalah inovasi anyar dan masih terus berkembang sehingga memunculkan teknologi-teknologi yang mendukungnya secara khusus untuk memudahkan pengembangan dan implementasinya.

Bisa disebut revolusi karena “media baru” ini bukan hanya sekedar berbeda secara fisik tetapi juga carakerja. Seperti perbedaan media cetak dengan radio berkembang lagi menjadi TV kemudian muncul internet yang memerkenalkan world wide web adalah berbeda secara fisik. “Media baru” merombak tatanan sistem media. Jika media lama terdapat struktur pemimpin redaksi dibantu reporter, fotografer, kameraman, dll untuk memproduksi konten; maka pada media baru melibatkan audien itu sendiri sebagai pelaku dan produsen konten entah itu berita, informasi, atau opini. Interaktifitas menjadi kata kunci dan partisipasi komunitas pembaca adalah dasar pengembangannya.

Menurut Budiputra, di Indonesia sementara ini terpetakan ada beberapa macam kelompok model bisnis dengan menggunakan teknologi web 2.0, yaitu:

    jaringan blog, contoh: asiabloggingnetwork.
    berita sosial, contoh: kilasan.com dan lintasberita.com
    microblog, contoh: kronologger.com dan moodmill.com
    multimedia sharing, contoh: layartancap.com dan sharingfoto.com.

Semua model bisnis di atas memprioritaskan konten sebagai jualan utama. Sehingga banyak pembaca yang membangkitkan banyak hits dan pageviews. Selanjutnya tentu diharapkan pengiklan akan berlomba memasang banner di situs tersebut.

Yang diketahui saat ini ada beberapa sumber iklan, bisa manual atau sponsor, pay-per-click, dan afiliasi. Maka berkembang pulalah model bisnis yang mengelola iklan seperti inovasi google yaitu google adsense yang diadopsi di indonesia oleh kumpulblogger.com, juga ada perusahaan iklan virtualvending.net.

Web 2.0 sebagai sebuah teknologi baru membangkitkan pula bisnis model baru, implementasinya di indonesia memang masih belum banyak, tapi segera berkembang dengan pesat. Anda ingin berbisnis online? Liriklah teknologi web 2.0, pelajari masing-masing bisnis model yang sudah ada, atau siapa tahu dari situ terinspirasi membuat inovasi bisnis model baru.

Terimakasih untuk mas budiputra untuk bantuannya dan bang kombor untuk masukannya.

Tambahan: ternyata ada blog yang mengulas beberapa web 2.0 di Indonesia.

Popularity: 33% [?]

One Response to “Web 2.0 dan Model Bisnisnya di Indonesia”

  1. Moh Arif Widartoon 15 Feb 2008 at 8:47 pm

    Nggak tahunya sambil ngobrol Kamu nyiapin ini, Bud. Thanks for credited me. It worths manythings.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Budi Pruwanto's Facebook profile