Feb 22 2008

Sate Sapi Suruh Salatiga [Seri Tour d Java]

Published by ari at 5:06 pm under kuliner

Pernah makan sate? Entah itu sate kambing, sate ayam, sate padang, atau sate lainnya. Sate memang kerap muncul untuk menemani waktu makan Anda. Berbagai jenis sate banyak ditawarkan di restoran, kafe, warung makan, hingga gerobak dorong. Yang banyak tersedia di warung sate atau sate dorong biasanya adalah sate daging kambing dan ayam, kalau sate padang biasanya memakai daging kerbau.
Dari sekian banyak jenis sate, yang jarang ditemui adalah sate sapi. Sate Sapi Suruh bisa menjadi pilihan Anda ketika berkunjung ke Salatiga. Rasanya unik dan berbeda dengan sate kebanyakan. Salah satu penjual sate sapi suruh dapat ditemukan di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga.

Perbedaan sate yang disajikan warung makan ini terletak dari bumbu yang terasa meresap hingga ke dalam daging. Tak heran jika daging sapi yang menjadi bahan utama terasa semakin menggigit lidah. Untuk mendapatkan daging sapi yang berkualitas, daging didatangkan khusus dari Desa Suruh yang diadopsi menjadi nama sate ini.
Sate sapi suruh yang dihadirkan di warung makan ini terasa gurih dan empuk mulai dari gigitan pertama. Sate juga terasa lebih menggigit lidah karena disajikan dengan dua bumbu. Anda bisa memilih antara sambal kacang atau sambal kecap. Bumbunya tentu saja manis, khas daerah Jawa Tengah, bagi Anda yang tak terlalu suka manis mungkin jadi agak kurang menikmatinya. Kebetulan saya kurang suka manis, jadi rasanya kemanisan, tapi secara keseluruhan rasanya maknyuss.
Meskipun warung makan ini berada di pinggir jalan, namun tetap memiliki cita rasa yang sangat tinggi. Harganya pun sangat terjangkau. Anda cukup membayar Rp. 12.000 untuk sate daging, atau Rp. 11.000 untuk sate daging campur lemak. Satu porsi terdiri dari sepuluh tusuk sate dan sepiring nasi atau lontong.
Menu yang menggugah selera lainnya juga dihidangkan warung makan ini, yaitu bakso sapi. Untuk menemani saat makan Anda, berbagai jenis minuman bisa didapatkan dengan harga yang juga terjangkau. Misalnya, air jeruk, soft drink, es kelapa muda, dan soda susu.
Sayang kami waktu itu tak membawa kamera, nah untuk itu yang mau lihat fotonya kami sampaikan aja ada blogger yang sudah memotretnya.

Popularity: 33% [?]

4 Responses to “Sate Sapi Suruh Salatiga [Seri Tour d Java]”

  1. mas mantoon 24 Feb 2008 at 5:49 am

    Pernah aku ke warung sate suruh.
    kunjungi juga

    http://www.salatiga.nl

  2. Roy Thaniagoon 01 Mar 2008 at 2:15 pm

    Wah..enak kali nih kayaknya.. Tapi jauh ya!! huhuhu..

  3. syukron mon 12 May 2008 at 10:56 am

    laris terus untuk bulek ngat, salam dari bulek sumi smg

  4. Tarion 05 Jun 2008 at 7:42 pm

    Salam kenal…

    Sate ini adalah makanan kesukaan dari sejak saya kecil. Dulu Mbok Harjo Gamin hanya menjual satenya di pertunkan wayang di desa2 sekitar suruh. Setelah beliau meninggal, di wariskan resep sate andalan ke anak dan mantunya yg sekarang membuka warung sate sendiri..

    Jadi kangen kampung halaman.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Budi Pruwanto's Facebook profile