Mar 11 2008
Mind Virus alias Meme
Setiap saat kita bertindak, menyampaikan ide dan gagasan, berkomunikasi
dengan orang lain melalui media apapun… disaat itu kita menyebarkan “meme”
Apa itu “meme”?
Memes are the basic building blocks of our minds and culture, in the same way that genes are the basic building blocks of biological life.
[www.memecentral.com]
A unit of cultural information, such as a cultural practice or idea, that is transmitted verbally or by repeated action from one mind to another. [The American Heritage® Dictionary of the English Language]
Meme kalau boleh saya terjemahkan secara bebas adalah suatu gagasan yang disebarkan secara verbal atau dengan melakukan pengulangan aksi dari pemikiran seseorang kepada orang lain.
Hal ini merupakan hal yang biasa, bahkan dengan meme inilah evolusi terjadi, segala bentuk pengetahua tersebar dengan cara seperti ini. Yang tidak biasa adalah timbulnya “virus of mind” dengan mengadopsi cara-cara diatas.
Hal ini terjadi setiap hari, setiap kali kita berkomunikasi dengan orang lain, karena inti komunikasi dengan orang lain adalah memang menyampaikan gagasan yang ada dalam pikiran kita kepada orang lain. Yang perlu dipikirkan adalah, karena kita terbiasa melakukan kegiatan ini, bahkan kita akan dengan senang hati menyebarkan sesuatu yang belum tentu kebenarannya!! Kita menyebarkan sesuatu lebih karena hal itu memberikan inspirasi, kegembiraan sesaat, kekuatiran, atau lain-lain hal yang mempengaruhi kita dan kita ingin mempengaruhi orang lain pula!!
INTERNET MIND VIRUS
A powerful Internet Mind Virus compels us to re-send it to others. The message spreads explosively as we and many others help it reproduce. The information in the message — whether true or false, useful or not — becomes widespread, infecting many people.
Anda sering terpengaruh untuk segera memforward suatu info/gagasan/artikel tanpa terlebih dahulu memahami benar tidaknya informasi tersebut? Ah.. anda terkena INTERNET MIND VIRUS!! Disebut internet mind virus secara spesifik memang “meme” ini penyebarannya ditunjang media komunikasi internet yang dengan mudah menyampaikan dan melipatgandakan secara masif informasi tersebut.
Most of these viruses of the mind are spread because they are intriguing or frightening or inspiring, and not necessarily because they’re true. That’s the problem.
Problem selanjutnya adalah:
Apakah kita mau menjadi korban “mind virus” ini? Membantu menyebarkan info yang belum tentu BENAR, bahkan sesuatu yang berbau menyemangati, berbau religius, berbau peduli teman, HATI-HATI belum tentu yang anda sebarkan seperti yang SEKILAS anda baca, virus itu kecil, “nyempil”, bahkan tak terlihat, seperti kecemasan! [ehm, teror (jika yg disebar berupa info teror)?? ah disinilah kesuksesan teror, ketika banyak dan semakin banyak orang merasa kuatir]
Kalau tidak, ada beberapa saran praktis yang bisa kita lakukan:
kalau anda memang ingin menyebarkan bahkan melipatgandakan informasi, pastikan info itu benar, kalau tidak STOP!!
Ya, saya sendiri memilih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, atau paling tidak memastikan sumber tersebut “terpercaya” [’sigh’ sulitnya], atau lebih baik akan saya hentikan penyebaran virus itu. Saya mengurangi kemungkinan menjadi penyebar sesuatu yang saya sendiri kurang begitu tahu kebenarannya.
Hati-hati terhadap informasi yang kita sebarkan.
—< --<@
Consciously spreading ideas you consider important is one way to combat mind viruses
ref: www.memecentral.com
Popularity: 41% [?]

Sebelum comment, ijin nge-link blog-nya ya.
Apapun yang kita komunikasikan kepada orang, itu adalah meme. Apapun itu. Sadar atau tidak, selamanya manusia menjadi korban “mind virus” ini. Bahkan, bisa dikatakan hidup kita ada karena meme itu ada.
Tulisan anda ini juga bentuk dari meme. Dan comment saya pun begitu